Pages

Rabu, 03 Agustus 2011

Cinta Tak Pernah Mati

Cerita dalam buku ini ditulis oleh penulis – penulis tenar sepanjang masa. Karenanya saya sangat ingin segera membacanya. Sebutlah nama Edgar Allan Poe, Anton Chekov, Leo Tolstoy, Fyodor Dostoyevsky, Rabindranath Tagore dan Mark Twain, dan anda akan tercengang karena mulai dari sastrawan hingga pembaca buku biasa kenal dengan mereka. Tapi bukan hanya karena sastrawan – sastrawan dunia itu yang membuat saya ingin sesegera mungkin membacanya, melainkan karena mereka mengusung tema yang paling sering dibicarakan; cinta.
Fyodor sering menulis bertemakan sosial, Leo Tolstoy adalah pengarang moral yang besar, dan Mark Twain terkenal karena buku anak – anaknya. Saya memiliki rasa ingin tahu yang besar bagaimana jika mereka menulis tentang cinta? Bagaimana mereka menuturkan cinta? Apakah selalu tentang wanita yang merana karena ditinggal  menikah kekasihnya atau tentang pria yang bunuh diri karena ditolak cintanya?
Sedari awal saya sangat yakin bahwa penulis - penulis besar itu tidak akan memandang sama suatu perkara. Dan saya benar. Karya – karya mereka di buku ini benar – benar membuat saya terperangah. Memang kebanyakan dari mereka menulis tentang kejadian sehari – hari. Tapi memang mereka patut diakui sebagai sastrawan besar yang pernah dimiliki dunia. Kejadian sehari – hari yang mereka angkat menjadi begitu enak dinikmati.
Karya Mark Twain di buku ini berjudul Keberuntungan. Keberuntungan berkisah tentang Letnan Jendral Lord Arthur Scoresby. Scoresby, tutur Twain, adalah seorang pahlawan yang dielu – elukan oleh rakyat Inggris. Tapi siapa sangka jika seorang pahlawan yang sedemikian dikagumi oleh rakyat Inggris ini sebenarnya adalah seorang yang idiot? Bagaimana bisa seorang idiot menjadi pahlawan perang yang dikagumi? Apakah karena keberuntungan sebagaimana judul cerpen ini? Ternyata bukan semata – mata karena keberuntungan.
Kebahagiaan oleh Leo Tolstoy tak kalah memikat. Ini berkisah tentang seorang petani bernama Ilyas. Petani tekun ini menjadi kaya raya karena kerja kerasnya. Dan kekayaannya membuat ia menjadi terkenal. Tidak seorangpun yang tak mendengar namanya disebut dan kekayaannya dibicarakan. Namun, suatu kali terjadi wabah yang membuat hewan ternaknya banyak yang mati dan dirinya menjadi sakit – sakitan. Berlakulah giliran kehidupan pada dirinya. Ia jatuh miskin dan harus bekerja pada orang lain agar dapat makan. Kalau hal ini terjadi pada kebanyakan orang, mungkin mereka akan bersedih, sakit – sakitan dan kemudian mati. Tapi tidak pada Ilyas. Setelah jatuh miskin, ia malah hidup berbahagia. Mengapa? Lanjutkanlah penuturan Tolstoy di buku ini.
Rabindranath Tagore mengisahkan Kesetiaan dengan gayanya sendiri. Di Kesetiaan, Paresh dikisahkan sebagai seorang suami yang sangat mencintai istrinya, Gouri. Begitu cintanya ia pada istrinya hingga ia menjadi begitu cemburu dengan istrinya itu. Ia memerintahkan pembantunya untuk memata – matai sang istri. Kecemburuan sang suami dianggap Gouri sebagai ketidak percayaan sang suami terhadap dirinya. Dan hal ini membuat dirinya tidak bahagia. Ketidakbahagiaan ini membuat Gouri mencari seorang guru spiritual. Namun sayang pergaulannya dengan sang guru membuat dirinya jatuh cinta padanya. Sang guru ini pun mencintainya. Celakanya, hubungan gelap mereka diketahui oleh Paresh yang hal ini membuatnya syok hingga menemui ajal. Jika memang Gouri mencintai sang guru dan begitu juga sebaliknya, tentu kematian Paresh akan memuluskan jalan mereka. Tapi Rabindranath Tagore memiliki jalannya sendiri. Di akhir cerita, Gouri tidak menikah dengan sang guru. Lalu?
Cerita menakjubkan berikutnya adalah milik O. Henry yang berjudul Tamu Pernikahan. Berkisah tentang Andy Donovan yang jatuh cinta pada Nona Conway. Nona Conway yang cantik ini ternyata adalah seorang gadis yang sedang patah hati. Tunangannya mati. Karenanya ia selalu memakai baju berwarna hitam dan terus menerus bermuram durja. Donovan yang jatuh cinta kepada Conway mencoba untuk memilikinya. Pucuk dicinta ulam tiba. Ternyata Conway menerima cinta Donovan. Mereka pun akan segera menikah. Sebelum pernikahan itulah Donovan bertanya kepada Conway apakah dirinya akan mencintainya sebagaimana ia mencintai kekasihnya yang telah tiada? Dan jawaban Conway begitu sangat mengejutkan.
Buku kumpulan cerita pendek ini mengingatkan saya kepada sebuah buku cerita pendek lainnya karangan Idrus; Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma. Apakah kedua buku itu sama? Tidak tentu saja. Tetapi kedua buku itu sama – sama membuat saya terpesona. Saya baru mencuplik empat cerita. Masih ada tiga belas cerita lainnya. Semuanya memikat dan penuh kejutan. Jadi kalau ditanya apakah yang kurang dari buku ini? Saya jawab tidak ada. Buku ini adalah karya pilihan dari tujuhbelas sastrawan dunia. Bagaimana bisa saya menilai kekurangannya?


Informasi Buku:
Buku 13
Judul: Cinta  Tak Pernah Mati
Penulis: 17 Sastrawan Terbaik Dunia
Penerjemah: Atta Verin & Anton Kurnia
Penerbit: Serambi Ilmu Semesta
Tebal:  232 halaman
Cetakan: Juni 2011

4 komentar:

  1. err..covernya kok ngga menggambarkan kebesaran para penulisnya ya..

    BalasHapus
  2. @ANA: lha menurut mbak ana harusnya covernya bagaimana biar bisa menggambarkan kebesaran penulisnya? he he he. makasih

    BalasHapus
  3. yang lebih eye catching gitu lho.. kalau misalnya saya lagi jalan2 ke toko buku, kayaknya saya ngga bakal melirik buku ini kalau misalnya saya belum pernah baca sinopsisnya :D

    BalasHapus
  4. @ana: oke. kayaknya sampul - sampul buku klasik lebih mantap ya. makasih

    BalasHapus