Pages

Selasa, 06 Desember 2011

Steve Jobs


Buku ini hanya memerlukan satu kata saja – inspiratif – untuk menunjukkan bahwa ia sangat layak untuk dibaca oleh siapapun. Steve Jobs dikenal dengan presentasi – presentasinya yang memukau dan kata – katanya yang “bersayap”.  Namun buku ini menguak lebih dalam lagi sisi kehidupan Steve Jobs yang mungkin belum anda ketahui.
Terus terang saja saya lebih mengenal Bill Gates daripada Steve Jobs sebagaimana lebih banyak orang yang menggunakan Windows daripada Macintosh. Saya tidak terlalu akrab dengan Mac. Karenanya tentu saja saya tidak begitu peduli dengan Steve Jobs. Bahkan ketika membaca sebuah artikel yang berisi berita bahwa Jobs didiagnosa menderita kanker pun saya tidak begitu peduli. Reaksi saya sangat jauh berbeda dengan ketika saya mendapati sebuah artikel yang berisi cemoohan terhadap Bill Gates. Orang yang mencemooh Bill Gates adalah orang bar – bar, begitu pikir saya saat itu (pemikiran yang terus saya pertahankan hingga akhirnya saya mengenal Richard Stallman beserta ide – idenya).
Namun Jobs adalah orang besar dibalik Apple Computer. Karena itu, saya harus mengenalnya lebih dalam. Steve Jobs adalah seorang yang sangat perfeksionis. Dan Walter Isaacson, penulis buku ini, adalah seorang penulis biografi yang dipilih Jobs untuk menuliskan riwayat hidupnya. Kesimpulan saya, buku ini pasti dapat memuaskan keingintahuan saya terhadap kehidupan Steve Jobs. Dan saya benar.
Ibu biologis Steve Jobs, Joanne Schieble, hamil di luar nikah dengan seorang asisten pengajar muslim dari Suriah, Abdulfattah Jandali. Hubungan Joanne dengan Jandali tentu tidak direstui. Karenanya, ketika Jobs lahir, ia diserahkan untuk diadopsi. Sedianya Jobs akan diadopsi oleh pasangan pengacara karena Joanne menginginkan agar Jobs diadopsi oleh lulusan perguruan tinggi. Namun pasangan pangacara itu membatalkan niatnya karena mereka menginginkan seorang anak perempuan. Jobs akhirnya diadopsi oleh seorang yang bahkan tidak lulus sekolah menengah, Paul Jobs, seorang yang memiliki minat besar di bidang permesinan. Awalnya Joanne tidak mau menandatangani surat adopsi. Namun setelah Paul Jobs berjanji bahwa ia akan menyekolahkan Jobs sampai ke perguruan tinggi, barulah Joanne setuju. Akan tetapi, orang tua yang menyerahkan dirinya untuk diadopsi tak pelak melukai jiwanya. Seorang teman dekat Jobs, Del Yocam mengatakan: “Menurutku, keinginannya untuk mengendalikan apa pun yang dia ciptakan, berasal langsung dari kepribadiannya dan fakta bahwa dia telah ditinggalkan ketika lahir.” (hal. 6).
Coba anda perhatikan kalimat Del Yocam berikut: ....keinginannya untuk mengendalikan apa pun yang dia ciptakan...... Apa maksudnya? Komputer Apple paling terkemuka sepanjang masa, Macintosh, sebenarnya dinamai demikian oleh Jef Raskin. McIntosh adalah jenis apel kesukaan Raskin. Ejaannya diubah menjadi Macintosh agar tidak menyamai nama pembuat peralatan audio, McIntosh Laboratory. Namun Raskin berbeda pandangan dengan Jobs soal performa Macintosh. Raskin hanya ingin sebuah komputer dengan harga $1.000. Dengan harga serendah itu, sudah bisa dipastikan bahwa performa komputer itu biasa – biasa saja. Berbeda dengan Raskin, Jobs menginginkan sebuah komputer yang hebat. Ia tidak mempedulikan berapa harga yang akan dibandrol. Menurutnya, komputer hebat layak untuk dihargai dengan harga yang tinggi. Raskin pun dipecat.
Bisa jadi masa lalu Jobs juga sangat berpengaruh pada kepribadiannya yang kasar bahkan kejam. Jobs mengelompokkan orang yang bekerja di sekelilingnya dengan orang – orang yang “mendapatkan pencerahan” dan orang – orang yang “tidak baik”. Hasil karya mereka juga dinilai sebagai karya yang “terbaik” atau “sampah”. Ia seringkali meneriaki ide orang yang bekerja padanya sebagai sampah. Namun jika beberapa hari kemudian ia menyetujui ide itu, ia akan membicarakannya kepada setiap orang sehingga seolah – olah ide itu berasal dari dirinya.
Meskipun Jobs sering mencela, ia sangat menghormati orang yang memiliki keyakinan terhadap idenya. Jika Jobs mencela salah seorang insinyurnya dan sang insinyur membantah dengan mengatakan bahwa ia sedang melakukan yang terbaik, Jobs seringkali bisa menerima ide itu. Jobs pernah melihat kerja Bill Atkinson dan mencelanya sebagai sampah. Atkinson membantahnya dan menjelaskan mengapa yang ia kerjakan merupakan sesuatu yang terbaik. Jobs pun menyerah.
Berdasarkan pengalamannya, Atkinson mengajari rekan – rekannya agar menerjemahkan celaan “sampah” Jobs dengan: “katakan kepadaku mengapa itu adalah cara terbaik untuk melakukannya”. (hal. 157). Banyak orang yang tidak menyukai gaya kepemimpinan Jobs. Tetapi, orang – orang terdekat Steve Jobs adalah orang – orang yang memiliki kepribadian kuat. Bukan para penjilat.
Buku ini memang biografi Steve Jobs. Namun sebenarnya saya menginginkan agar Steve Wozniak mendapatkan porsi yang banyak mengingat ia adalah salah seorang di balik kesuksesan Jobs. Ia lah yang menciptakan Apple yang pertama. Dan ia jugalah satu – satunya orang yang tidak pernah dicela atau diperlakukan kasar oleh Jobs. Mungkin perlu buku setebal buku Jobs ini untuk menuliskan riwayat hidup Steve Wozniak.
Mengulang tulisan saya di awal, saya sangat menyarankan anda membaca buku ini. Ada banyak hal dari Steve Jobs dan Apple Computer yang perlu kita ketahui. Jobs mungkin orang yang sangat serius dan kaku. Namun siapa sangka jika di masa mudanya, bersama Wozniak, ia seringkali melakukan kenakalan dengan memanfaatkan kemampuannya di bidang elektronika? Apa hubungan logo Apple (apel tergigit) dengan Alan Turing, penemu komputer pertama yang mati bunuh diri dengan menggigit apel berlapis sianida? Apa yang dimaksud dengan distorsi realitas lapangan? Dan tahukah anda bahwa Jef Raskin, yang memberi nama Macintosh dan Steve Jobs (dua orang seteru) sama – sama meninggal karena kanker? Bacalah dan selamat datang di kehidupan Jobs yang warna – warni.
 
 
Informasi Buku:
Buku 23
Judul: Steve Jobs
Penulis: Walter Isaacson
Penerjemah:Word ++ Translation Service dan Tim Bentang
Penerbit: Penerbit Bentang
Tebal: 
728  halaman + Photo
Cetakan: 
I, Oktober 2011

1 komentar:

  1. apa buku steve jobs sudah diterjemahkan???

    kalo sudah berapa harganya n beli dimana???

    BalasHapus