About Me

Subscribe now! Feeds RSS

Posting Baru

Blogger Buku

Selasa, 29 Mei 2012

Petualangan Sherlock Holmes

8 comments

Dr. Watson menuturkan petualangannya bersama sahabatnya, Sherlock Holmes, di buku Petualangan Sherlock Holmes ini. Meskipun buku ini seperti buku – buku Sherlock Holmes yang lain – memuat kesimpulan brilian dari sang detektif – menurut saya buku Sir Arthur Conan Doyle yang ini ditulis dengan cukup unik.

Sir Arthur Conan Doyle memang seorang penulis yang piawai. Biarpun ke 12 kisah dalam buku ini berformat cerita pendek, ia bisa meramunya hingga tetap semenarik novel Sherlock Holmes yang lain. Kisah pertama berjudul Skandal di Bohemia. Berisi cerita tentang seorang bangsawan yang terlibat skandal dengan seorang wanita biasa. Awalnya itu bukan sebuah masalah yang perlu diributkan oleh sang bangsawan. Tetapi ketika ia akan menikah dengan seorang wanita yang juga seorang bangsawan, ia menjadi resah. Wanita yang pernah dicintai oleh sang bangsawan itu mengancam akan mengacaukan pernikahan mereka. Dalam kegalauannya, sang bangsawan meminta pertolongan kepada Sherlock Holmes. Namun, apa daya, ternyata Sherlock Holmes malah jatuh hati kepada sang wanita. Bagaimana nasib sang Bangsawan?

Kisah yang tak kalah menarik adalah sebuah kisah yang berjudul Lima Butir Biji Jeruk. Kisah ini mengingatkan saya pada SMS berantai yang berisi perintah agar si penerima sms mengirimkan kembali SMS itu kepada beberapa orang atau kalau tidak ia akan mendapatkan musibah. Jika anda mendapatkan SMS seperti itu, apakah anda akan mengindahkannya? Tentu tidak.

John Openshaw mendapatkan sebuah surat yang berisi lima butir biji jeruk dan sebuah perintah. Berbeda dengan sikap kita ketika menerima sebuah SMS berantai, John Openshaw menjadi sangat ketakutan sehingga merasa perlu meminta pertolongan kepada Sherlock Holmes. Holmes pun bertindak. Namun, berbeda dengan kisah Holmes pada umumnya, kisah ini ditutup tanpa sebab kecerdasan si detektif.

Kisah favorit saya adalah kisah tentang Batu Delima Biru. Seorang pencuri batu permata secara tiba – tiba mendapatkan ilham untuk menyembunyikan hasil curiannya ke dalam perut seekor bebek. Kekuatan analisis Holmes sangat terasa dalam kisah ini. Di sini kita juga bisa tahu bahwa Holmes adalah seorang cerdas dengan karakter yang kuat. Kelebihan Holmes ini bisa kita ketahui ketika dia mendebat sekaligus mengorek informasi dari seorang penjual bebek yang marah. Namun, kasus ini terungkap bukan hanya karena kelebihan Holmes dalam menganalisa. Kasus ini berhasil diselesaikan oleh Holmes karena si pelaku pencurian yang masih sangat amatir.

Kisah – kisah lainnya sangat sayang untuk dilewatkan. Semuanya menarik. Namun setelah menyelesaikan sekian kisah itu, saya curiga Sir Arthur Conan Doyle menulis sebuah kisah dalam buku ini dengan mengembangkan ide dari kisah lainnya. Kisah Skandal di Bohemia dan Bangsawan Muda sama – sama mengisahkan tentang bangsawan yang akan menikah. Bedanya, di Skandal di Bohemia sang bangsawan takut jika percintaannya dengan rakyat biasa di masa lalu bisa merusak proses pernikahannya, sedang di Bangsawan Muda, si bangsawan gagal menikahi gadis yang dicintainya karena sang gadis kembali kepada kekasihnya di masa lampau.

Dalam Kasus Identitas, seorang ayah tiri menyaru menjadi pemuda yang mencintai anak tirinya sendiri dan kemudian membuatnya patah hati. Dengan membuat anak tirinya patah hati, diharapkan si anak tidak lagi mempunyai kehendak untuk menikah sehingga si ayah tiri bisa leluasa memanfaatkan harta warisan untuk si gadis. Mirip dengan Kasus Identitas, dalam Pria Berbibir Miring, seorang ayah sengaja menyamar menjadi pengemis, tanpa sepengetahuan anak istrinya agar dapat menafkahi mereka secara layak. Kedua kisah sama – sama mengangkat tokoh yang menyamar karena alasan harta benda.

Dalam Perkumpulan Orang Berambut Merah, tokoh cerita dipekerjakan oleh seseorang dengan gaji yang besar untuk sebuah pekerjaan yang bisa dikatakan sangat sepele. Iming – iming bayaran besar dengan pekerjaan yang ringan juga bisa kita temukan di kisah Ibu Jari Sang Insinyur dan Petualangan di Copper Beeches. Tokoh – tokoh dalam ketiga kisah itu juga digambarkan sedang mengalami kesulitan keuangan.

Kekurangan dari karya Conan Doyle ini, menurut saya, ada pada kisah yang pertama; Skandal di Bohemia. Saya rasa, apa yang direncanakan dan dilakukan oleh Holmes di kisah ini biasa – biasa saja. Sehingga tentu saja si target operasi bisa langsung membaca rencana itu. Akan tetapi, Doyle terlalu melebih – lebihkannya sehingga Sherlock Holmes menjadi sangat mengagumi orang yang telah menggagalkan operasinya. Dalam Lilitan Bintik – Bintik, dikisahkan si Dokter bisa melepaskan ular peliharaannya kemudian memanggilnya kembali dengan siulan. Jika hewan yang dilibatkan dalam kisah ini berupa kuda atau anjing, saya akan mempercayainya. Namun jika itu ular, saya sangsi jika hewan berbisa ini bisa secerdas itu.

Nah, sekarang kembali kepada pernyataan saya di paragraf awal. Apa yang unik dari buku ini? Buku ini dikarang sedemikian rupa sehingga seolah – olah ditulis oleh Dr. Watson. Dan di kisah Petualangan di Copper Beeches, Sherlock Holmes mengejek Dr. Watson telah “menurunkan derajat serangkaian bahan kuliah menjadi serial cerita dongeng”!!


Informasi Buku:
Buku 32
Judul: Petualangan Sherlock Holmes
Penulis: Sir Arthur Conan Doyle
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tebal:  498 halaman
Cetakan:  IX, Februari 2012

Comments
8 comments
Ada tanggapan? Tambahkan komentar anda. Jangan spam ya!
Subscribe to my feed
Stefanie Sugia mengatakan...

nice review! :) aku juga barusan baca buku ini dan suka bangett :D

orybun mengatakan...

kapan hari aku baca review, katanya cetakan buku ini kurang bagus ya ? hurufnya membayang. di buku yg Mas baca juga begitu ngga?

Review Buku mengatakan...

@Stefanie Sugia: makasih. memang menarik ya
@orybun: betul memang. cetakannya kurang bagus. banyak huruf yang tercetak gak penuh. tapi masih bisa dimaafkan kok.

Baca Klasik mengatakan...

Kak Eko, kakak jadi pemenang lomba review di #SherlockReviewQuest lho..coba baca pengumumannya di http://bacaklasik.wordpress.com/2012/06/04/sherlockquest-wrap-up/
Tolong segera email data untuk pengiriman hadiah ya, biar bisa segera kami koordinasikan dengan pihak Gramedia. Trims...

Review Buku mengatakan...

@bacaklasik: makasih ya

Anonim mengatakan...

mantap keren ceritanya

Favian Adith mengatakan...

Mantap...
Bagus ceritanya...

Anonim mengatakan...

Mohon untuk diperhatikan. SHerlock Holmes memang terkadang terpesona pada kecantikan beberapa wanita-yang digambarkan begitu cantik oleh penuli- namun perlu diketahui bahwa Sherlock tidak pernah jatuh cinta karena ia merasa cinta iu baiknya untuk diamati dan apat mengacaukan pikiran logisnya.
terima kasih

Poskan Komentar