Pages

Kamis, 02 Januari 2014

Botchan


“Jelas sekali selulusnya dari sekolah, anak – anak ini akan menjadi sejenis orang yang meminjam uang namun tidak mau melunasi utangnya. Mereka datang ke sekolah, berbohong, melakukan kecurangan, dan mengendap – endap di balik kegelapan, melakukan muslihat pada orang, lalu ketika lulus, mereka akan berjalan penuh kebanggaan, terjebak dalam pemikiran keliru bahwa mereka telah memperoleh pendidikan.”



Botchan karya Natsume Soseki ini mengajari saya bahwa anak yang dibiarkan tumbuh alami, akan menjadi orang dewasa yang berjiwa mulia. Botchan kecil adalah seorang biang kerok, biang keributan hingga ayah dan ibunya pun pesimis dengan masa depannya. Banyak orang tua ataupun guru, bahkan sampai saat ini, yang beranggapan bahwa anak yang pintar dan memiliki masa depan cerah adalah anak – anak yang penurut, rajin dan tidak neko – neko.

Jika diniliai dengan standar itu, masa depan Botchan memang suram. Maka tidak heran banyak yang memandangnya sebelah mata. Namun tidak dengan Kiyo, pembantu rumah tangga keluarga Botchan. Ia mempercayai Botchan. Ia selalu memuji Botchan walaupun ia melakukan kenakalan.

Pujian yang terus menerus dan tulus ini akhirnya mengendap dalam pikiran Botchan sehingga menjadi karakter. Botchan dewasa menjadi orang yang lugas dan benci dengan kepura – puraan.

Masa kecil Botchan yang menjadi dasar dari karakternya yang lugas hanya mendapatkan porsi satu bab. Sedangkan kesepuluh bab sisanya menceritakan tentang Botchan yang sudah menjadi guru matematika di sekolah menengah. Takdir membawa Botchan yang lugas ke sekolah menengah yang penuh berisi dengan orang – orang yang culas dan bermuka dua.

Di sekolah inilah kelugasan Botchan yang sudah mendarah daging bertubrukan dengan keculasan. Soseki menulis cerita ini dengan sangat ringkas. Namun yang ringkas ini pun sudah cukup memberikan pelajaran kepada kita bahwa masa anak – anak sangat menentukan masa depan. Anak – anak yang dibesarkan dengan cinta kasih tanpa syarat, yang tumbuh dengan kepercayaan dari orang – orang sekelilingnya akan menjadi pribadi yang baik.

Berjuta contoh untuk membuktikan hal ini.


Informasi Buku:
Buku 47
Judul: Botchan
Penulis: Natsume Soseki
Penerbit: Gramedia
Tebal: 217 Halaman
Cetakan: I, Februari 2009


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar